FoSSEI Regional Kalimantan Timur-Selatan (Kaltim-Sel) baru saja mengadakan agenda Temu Ilmiah Regional (Temilreg) pertamanya di IAIN Samarinda pada Jum’at (22/2) ini. Rangkaian agenda ini diantaranya adalah seminar nasional dan lomba-lomba seputar ekonomi syariah. Acara yang diselenggarakan bekerjasama dengan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dari IAIN Samarinda ini juga dihadiri oleh beberapa pembicara yakni Bambang Iswanto (Dekan FEBI IAIN Samarinda), Ahmad Zaenuddin (Deputy Bisnis PT. Pegadaian Syariah Samarinda) dan Akhmad Akbar Susamto (Ketua Umum Korps Alumni FoSSEI).

Seminar Nasional yang bertemakan “Optimalisasi Peran Ekonomi Islam melalui Revolusi Industri 4.0 menuju SGD’s 2030” ini bertujuan agar memberi pehaman lebih bagi para millenial agar lebih mengenal revolusi industri keempat. Dalam seminar ini Akbar menyatakan pentingnya hubungan ekonomi Islam dan revolusi industri di era ini. “Terdapat dua hubungan antara pengembangan ekonomi Islam dengan revolusi industri keempat”, ujarnya

“Pertama, pengembangan ekonomi Islam dapat mengambil manfaat dari kemajuan teknologi yang tercermin dalam industri 4.0. Kemajuan teknologi merupakan keniscayaan, dan dapat diterima dalam Islam sebagai bagian dari kemajuan peradaban manusia”, kata Akbar menambahkan.

Selain itu Akbar juga berharap agar ekonomi Islam mampu menjadi penggerak industri baru ini, dan bukan hanya sekedar menjadi pengikut. “Kedua, pengembangan ekonomi Islam dapat melengkapi atau mengoreksi kekurangan dan dampak negatif industri 4.0. Kedepan, pegiat ekonomi Islam harus mampu berperan sebagai trendsetter yang menentukan arah gerak perekonomian dan bukan semata-mata menjadi follower“, tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *